File Resource Server Management (FRSM)

بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Assalamualaikum wr.wb

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara "Mengkonfigurasi File Server"
Sebelumnya apakah kalian tahu apa itu File Server Resource Manager ??

File Server Resource Manager (FSRM) adalah layanan peran di Windows Server yang memungkinkan Anda untuk mengelola dan mengklasifikasikan data yang disimpan di server file. Anda dapat menggunakan File Server Resource Manager untuk secara otomatis mengklasifikasikan file, melakukan tugas berdasarkan klasifikasi ini, mengatur kuota pada folder, dan membuat laporan yang memantau penggunaan penyimpanan.

Alat dan bahan

  • Virtual box versi 4.3.36.
  • ISO Windows server 2012 R2      (Server)
  • ISO Windows 10                           (Client)

  • Langkah Langkah Konfigurasi FRSM
Pertama buka server manager ,di paling atas pilih bagian manage, lalu klik Add roles and Features



Pada bagian ini kita langsung klik Next



Disini kita pilih Role-based or Feature-based installation untuk konfigurasi single server, lalu klik next



Lalu di bagian ini langsung kita klik Next saja



Pada server roles scroll kebawah cari File and Storage Services lalu klik File and iSCSI services kemudian pilih File Server Resource Manager 



Jika muncul pop up seperti ini klik bagian Add Features untuk menambahkan fitur baru



Jika sudah langsung klik Next



Pada bagian ini langsung kita klik Next saja



Nah,sekarang kita klik Install



Tunggu sampai proses instalasi selesai, jika sudah langsung klik Close



  • Konfigurasi Quota
Dengan menggunakan FRSM kita bisa membuat quota dari drive atau folder yang berlaku juga untuk sub folder. penggunaan quota ada 2 yaitu Hard Quota dan Soft Quota


  • Hard Quota digunakan jika data atau file sudah terpenuhi maka akan ada notifikasi bahwa volume melebihi batas dari quota yang terpakai. 
  • Soft Quota digunakan tidak memberlakukan batas quota namun ketika batas melebihi maka dia akan memberikan notifikasi
Lanjuttt......


Sekarang kita klik Tools,Lalu pilih File Server Resource Manager



Jika File Server Resource Manager sudah terbuka Klik Quota Management lalu pilih bagian Quota Templates



Lalu Klik Create Quota Template di bagian kiri  untuk membuat quota template baru



lalu isikan Template Name dan Description sesuai yang anda inginkan,disini saya mengisikan dengan nama 100MB Aplikasi dan deskripsinya Aplikasi, Untuk space limit bisa kalian atur sendiri.Lalu untuk notifikasi kita bisa mengklik Add 



Di Email Message,kalian beri tanda centang di bagian Send emai to the following administrator dan kalian isi emai anda



Lalu akan ada pop-up seperti ini karena kita belum ada STMP server karena kita belum menginstall mail server ,Kita klik Yes saja



Pada bagian Event Log kita beri centang di bagian Sent warning to event log untuk memberikan informasi melalui event log.



Untuk bagian Report kita beri centang di bagian Generate reports, pilih report yang diinginkan misalkan Duplicate file, quota, file screen dsb dengan cara di ceklis. Jika sudah langsung kita klik OK



Setelah itu bisa kalian cek di Quota Template



Selanjutnya kita klik Quota ,lalu klik Create Quota lalu arahkan path yang sudah kalian buat sebelumnya Lalu klik Create



Maka akan muncul penambahan quota baru dengan menyesuaikan Soure Template yang dibuat


*Pengujian

Kita coba buat file yang berukuran lebih dari 100MB



Lalu kita copy file tsb lalu masukan di folder Aplikasi yang sudah dibuat tadi. Dan pasti akan muncul pop-up yang menyatakan Space Hardisk tidak memenuhi seperti dibawah ini



*Jika ingin menguji di Client maka folder harus di sharing terlebih dahulu
kita klik kanan Folder Aplikasi lalu pilih Properties



Lalu kita ke bagian Sharing kemudian pilih Advanced Sharing



Lalu kita Centang pada bagian Share this folder kemudian klik Permission untuk menentukan user yang dapat mengakses folder



Lalu klik Add untuk menambahkan user baru yang bisa mengakses folder tsb



Pilih Advanced



Klik Find Now lalu pilih user Administrator kemudian klik OK



Disini kita langsung klik OK



Untuk bagian Permission kita klik Full Control agar bisa mengedit file dan memodifikasi file



PASTIKAN KALAU CLIENT DAN SERVER SUDAH TERHUBUNG





Klik file eksploler kemudian masukkan ip server dengan mengisi address bar \\172.16.21.1 lalu tekan Enter, Folder yang sudah di sharing sudah muncul dengan nama Aplikasi



Lalu kalian buat folder dengan nama terserah anda



  • Konfigurasi Screen


Buka FSRM kemudian klik File Screening Management, pilih File Groups ,kemudian klik kanan file tsb dengan memilih Create File Group



kalian isi File grup name sesuai yang anda inginkan Kemudian isikan File include dan exclude. Dimana file yang tidak boleh (Include File) yakni file yang berekstensi *.EXE dan file yang boleh (Exclude File) yakni file yang berextexsi *.TXT Lalu Klik OK



File groups yang sudah dibuat dapat dilihat pada gambar dibawah ini



Setelah file group sudah terbuat kita masuk pada File Screen Templates untuk membuat template baru kita klik kanan lalu pilih Create File Screen Templates



Isikan Template Name sesuai yang anda inginkan ,dan screening type pilih Active Screening. Kemudian file blok pilih sesuai group yang sudah didaftarkan sebelumnya



Pada tab Event Log beri centang pada bagian Send warning to event log ,untuk memberi infornasi pada log di server bahwa file tersebut akan diberi warning di Event Log



File Screen yang baru dapat dilihat pada gambar di bawah ini



Selanjutnya kita menambahkan File screen untuk proses pengecekan type file. Pada File Screening klik kanan file tersebut kemudian pilih Create File Screen 



Lalu arahkan file path yang dijadikan tempat Screening. Browse folder tempat screening lalu tentukan properties file screening. Lalu klik Create



File Screening yang sudah dibuat dapat dicek pada gambar berikut ini



*Pengujian

(A) Pengujian bisa dilakukan di server maupun di client.Dengan menambahkan file yang ber extensi *.exe  tidak bisa masuk dalam folder tsb. dibutuhkan permission untuk bisa memasukkan file tsb  kedalam file screen



(B) File yang diizinkan dalam hal ini yang berextensi *.txt dapat diterima, bisa dicek di gambar dibawah ini



(C) Bila dicek pada server manager lalu pilih tab tools kemudian pilih Event Viewer . ketika file event viewer sudah dibuka pilih Windows Log lalu buka Application kemudian cari Warning FSRM

  • Storage Remote Management


Buka Storage Report Management, kemudian klik Generate Report Now 



Pada storage report pilih task yang diinginkan misalkan Duplicate File, File Screening, Large File dan Quota Usage. kemudian pilih file format yang diinginkan dalam bentuk HTML



Pada tab Scope tentukan drive mana yang dijadikan report dengan meng-klik Add,



Lalu pilih Drive C, kalu Klik OK



Bisa dilihat di gambar dibawah ini saya menggunakan Drive C lalu klik OK



Setelah kita klik OK maka akan muncul pop-up seperti ini kita pilih Wait for report to be generate yang artinya kita akan menunngu report segera, Lalu klik OK



Report keseluruhan data, tetapi disini saya memilih large File.



File yang berupa file terbesar akan dimunculkan seperti gambar dibawah ini


  • File Management Task

Buka File Server Resource Manager, kemudian klik File Management Tasks pada tab action pilih Create File Management Tasks



Pada tab General isikan Task name sesuai kegininan anda misal Document Download



Pada tab Scope klik Add yang dijadikan sebagai file yang akan di manage, disini saya menggunakan C:\User\Administrator\Download. Jadi setiap file yang di download akan di manage sesuai dengan schedule yang dibuat.



Pada tab Action ,kita pilih type File expiration, lalu klik browse letakkan tempat peneydiaan file expired sebelum dihapus



Pada tab Notification, klik add untuk menambahkan satu notifikasi pada saat proses pengiriman file . Event log secara default 15 bisa kita ubah menjadi 0 supaya data bisa di proses secepatnya. Lalu klik OK



Tab Report ini berfungsi memberikan laporan dalam benrtuk html, csv, txt, dsb. Disini saya menggunakan DHTML dan HTML



Pada tab Condition ceklis hari awal pada saat di create, dimodifikasi, diakses start awal mulai dari awal mulai dari 0 sehingga data diproses lebuh mudah



Selanjutnya pada tab Schedule untuk menentukan file tsb digunakan boleh mingguan atau bulanan. dalam hal ini kita pilih setiap jam 12.00 WIB pada hari senin dilakukan proses pengecekan data expired



Data dokumen yang sudah diisi dapat di cek pada scope berikut ini , klik kanan pada file tersebut.




Data file pada folder download seperti dibawah ini terdiri dari 3 file


*Pengujian

(A) Proses pengujian dengan mengklik kanan file yang sudah ada pada management tasks lalu pilih Run FIle Mangement Task Now  atau bisa juga pada tab action pilih Run Management Tasks Now




(B) Muncul pop-up run file management pilih Wait for the task to complete (This can take hours or days). ini berarti saat ini proses perpindahan data expired dilakukan tanpa menunggu sesuai schedule



(C) PIlih Keep using Google Chrome



(D) Secara otomatis akan muncul laporan dalam bentuk HTML yang tadi berisi 3 file tadi yang berada dalam folder download.



(E) Kita cek pada drive C tempat path penyimpanan data expired. Bisa juga dicek pada folder Download dan hasilnya pasti Kosong



(F) Untuk event log dapat dilihat pada Event Viewer lalu pilih Application kemudian cari file warning seperti gambar dibawah ini



Mungkin hanya ini saja yang bisa saya sampaikan
Apabila ada yang ingin bertanya bisa tanyakan di kolom komentar



Wassalamualaikum wr,wb





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi Control Panel Hosting Pada Windows Server 2016

Konfigurasi Shared Hosting | Windows Server 2016

Konfigurasi Sistem Kontrol & Monitoring